Contributor : Syamsa Hawa
“Janda anak empat, siapa yang mau?”
Seriusan pernah ada yang ngomong begini ke aku. Jelas maksudnya kurang lebih “Lo gak usah mimpi bakal nikah lagi, janda anak satu aja susah dapet pasangan baru, apalagi lo yang buntutnya empat…”
Eit… Jangan disangka denger itu aku langsung menangis di bawah shower, terus menggalau tujuh hari tuj
Aku malah senyum dalam hati, sambil bilang ke diri sendiri“Yang mau janda anak empat kayak aku? Cuma orang beruntung!”
Terserah Orang Bilang Apa, yang Lebih Penting SelfTalk-mu
Ya SisteRB, nggak perlu marah ketika ada yang ngomonganeh-aneh tentang kita, kan itu hak mereka. Lagian biasanya yang mereka ucapkan itu sebenarnya tentang dirinya sendiri kok, yang terpenting hati kita jangan meng-amin-kan! Pastikan kita punya mindset positif tentang diri sendiri.
Manifestasinya ada pada self-talk, yakni
Dari pengalamanku, pernyataanku ke diri sendiri bahwa yang mau menikahi janda anak empat hanyalah orang yang beruntung, rupanya terbukti betul… ketika aku pertama kalibertemu dengan suamiku yang sekarang, ternyata dia pernah
Nah kaan…
Yang penting bukan kata orang, tapi apa yang rutin kita katakan pada diri sendiri, itulah yang akan kita temukan dalam kehidupan.
Bagaimana Cara Membiasakan SelfTalk?
Pertama, coba deh perhatikan… selama ini pernyataan apa sihyang paling sering kita ucapkan tapi bersifat negatif. Misalkan: Gak penting kaya, yang penting bahagia. Lho kenapa harus dibenturkan sih? Kan lebih hebat lagi kalau kaya dan bahagia.
Cek juga status-status WA, postingan medsos kita, kalau ada yang bersifat negatif sebaiknya dihapus ya karena setiap kata itu powerful.
“Aku capek banget hari ini…”
Duh, hapus aja deh, karena semua orang pun capek lho.
Bukan berarti negatif itu buruk, tetapi kita perlu tepat memilih apa yang kita highlight. Masa’ sih dari sekian banyak kegiatan kita di hari ini, yang kita kasih panggung cuma rasa capeknya? Kenapa gak kasih spo
Kalau kita memberi spotlight pada si negatif, maka dia akan mendominasi hari-hari kita. Bila kita bersedia memperhatikan dan mulai memberi panggung pada pernyataan-pernyataan positif mengenai diri sendiri, kita tanamkan dengan sadar lewat pilihan kata yang kita ucapkan pada diri sendiri, lihatlah perubahan yang terjadi!
Kedua, fokus pada kelebihan bukan kekuranganmu. Ini adalah tips bagi yang ingin menjadi sosok di atas rata-rata.
Jangan lagi fokus pada “Aku gak bisa ngomong depan umum…”
“Aku kan janda anak empat…”
So what gitu loh?
Fokus aja sama kelebihanmu: “Aku lulusan S1, aku cepat belajar, biar pun belum lancar ngomong depan umum tapi aku punya kemauan belajar yang tinggi.”
Setelah fokus pada kelebihanmu, jadikan itu sebagai mantra.
“Aku adalah perempuan beruntung yang pandai bersyukur, setiap hari semakin bahagia.”
“Aku lebih kuat dari yang aku kira, dan aku sudah melewati banyak hal.”
“Aku sedang melewati proses, aku akan baik-baik saja.”
Ketiga, jangan sangkal perasaan, jujurlah.
Selftalk positif bukan berarti menyangkal perasaan sendiri ya SisteRB, kalau lagi merasa bangkrut, payah, susah, kita bisa bilang ke diri sendiri:
“Nggak apa-apa merasa gak baik-baik saja, karena aku manusia biasa. Tapi aku yakin habis gelap terbitlah terang.”
Keempat, ulangi selftalk kita di momen yang sama setiap hari. Misalnya setiap bercermin, sebelum dan setelah bangun tidur, sambil menatap pantulan mata kita sendiri di cermin, ucapkan kata-kata itu, tidak perlu keras-keras, cukup berbisik lembut pada diri sendiri.
SisteRB, gak peduli orang ngomong apa tentang kita, gakperlu habiskan waktu dan energi untuk tersinggung, camkan baik-baik bahwa yang paling penting adalah omongan kita SETIAP HARI pada diri sendiri!
Semangat peluk dirimu sendiri dengan selftalk positif… kamu hebat atas segala yang sudah kamu lalui!
By Admin :
Jika tulisan ini memberi makna, kamu bisa mendukung penulis dengan secangkir kopi virtual ^__^
Kirim dukunganmu via Dana
081283505658
