Kontributor : Sarah
Sudah saatnya kita menormalisasikan pemandangan seorang ibu yang duduk sendiri di sebuah kafe, menikmati secangkir kopi hangat tanpa ada gangguan atau menyantap hidangan favoritnya tanpa harus membagi isi piringnya dengan siapapun. Di hari-hari biasanya ia selalu memprioritaskan orang lain, kini biarkan ia menikmati waktu dan memberikan kesempatan untuk dirinya sendiri menikmati hal yang ia sukai dengan tenang. Ini adalah salah satu cara untuk mengembalikan kewarasannya.
Rutinitas yang tidak ada habisnya mulai dari pekerjaan rumah, mengasuh anak, hingga tanggung jawab lainnya terkadang membuat seorang Ibu lupa untuk memperhatikan dirinya sendiri. Rasa lelah dan kurang memperhatikan akan kebutuhan dirinya sendiri ini akan meningkatkan resiko stress atau bahkan depresi. Di tengah segala tuntutan dan tekanan yang ada, seorang Ibu harus mendengar kebutuhannya sendiri.
Sering kita dengar bahwa “anak yang bahagia lahir dan tumbuh dari ibu yang bahagia”, bahkan “di balik kesuksesan seorang pria, ada wanita yang hebat”. Hal ini membuat seorang ibu seakan-akan seperti penentu keberhasilan seluruh keluarga. Padahal ibu juga seorang manusia yang punya mimpi, punya minat dan pikiran yang perlu didengarkan oleh dirinya sendiri. Ibu perlu bahagia sebelum membaginya kepada yang lain. Ibu tidak bisa menuang dari cangkir yang kosong. Rawatlah dirimu, penuhi cangkirmu, agar cintamu bisa tumpah ruah untuk mereka.
Memberikan ruang untuk diri sendiri bukanlah bentuk egoisme, melainkan bentuk pertahanan diri agar ia tidak kehilangan kewarasan di tengah perannya yang menuntut kewarasan. Bisa jadi yang ia butuhkan bukan hanya sekedar istirahat fisik dari lelahnya, tapi istirahat dari “suara-suara” permintaan orang lain yang bergantung padanya. Table for one bukan berarti kesepian. Itu adalah meja tempat seorang ibu yang merayakan keberadaannya sebagai manusia.
By Admin :
Jika tulisan ini menginspirasimu, kamu bisa mengapresiasi sang penulis lowh.. ^__^
Tahu gak? Apresiasi pembaca memberi energi positif bagi penulis. Jika berkenan, kamu bisa menitipkan dukungan via Rek Bank Jago Syariah.
509938402199
